Gadis Hujan

ondel²

klo yg udah mengenal M dengan dekat..mungkin udah ga heran lagi.. alias udah ga ‘gumun’ ngeliat wujud M dalam keadaan basah. lhawong M sama yg namanya hujan itu ibarat sahabat karib.. kemana² bareng.. ke kampus nginthil pulang pergi, ke warnet ngikut.. pokoknya moto kita tuh 4L, “LO LAGI LO LAGI”😛

malah dikampus M dapet predikat ‘mahasiswi basah’ , pernah pas ujian gitu.. M dateng telat. langsung ngambil soal dan lembar jawaban dan milih tempat duduk strategis, dan temen dibelakang M nyolek². udah was² aja ngapain ni anak M dateng² langsung nyolek². sambil lirik² ke pengawas M nengok. jebul dia cuman mau  nyletuk ‘tumben M, nggak basah’. toweeeeeng..

bukan berarti M klo naek motor pas kondisi ujan ga pake ‘manthol’ lho.. tapi biasanya saking deresnya walo ‘manthol’an pun tetep aja basah [ato mungkin aja karena mantholnya kedodoran :P]

dapet predikat seperti itu, bukan bikin M bangga, justru M sebel.. karena M ngerasa nggak terima.. predikat M yg laen kan “jarang mandi” hihihi, masa iya orang yang jarang mandi dapet julukan ‘basah’ secara M ini aslinya hydrophobia, nggak terima dwoonk… [eh tapi walopun M takut aer.. tapi klo ujan²an M suka lhoo, hehe sama aja dong ya]

*tetep* narsees

tapi nggak papa deh.. thoh predikat M ituh cuman predikat musiman ajah, pas musim ujan ajah… tapi tapi tapi… lha ni.. yg harusnya maret M udah ga menyadang titel ‘gadis hujan’ terpaksa harus berakrab² ria lagi sama hujan, lha sampe Mei udah pertengahan gini masiiih aja hujannya ga ‘ngaso²’, huhuhu. jadwal pensiun sebagai gadis ujan jadi molor deh😦 mau di Temanggung ato Magelang.. biasanya merata dan nggak peduli mau pagi, siang, sore ato malem.

nah, berhubung M ni orang yang berusaha ‘nrimo ing pandum’ ya M ga boleh ngeluh terus.. kan pada dasarnya semua yang diturunkan di bumi terutama hujan adalah anugerah… sukuri aja kan ya…

Dan dari langit kami turunkan air yang memberi berkah, lalu Kami tumbuhkan dengan (air) itu pepohonan yang rindang dan biji – bijian yang dapat di panen (Surat Qaf, 9)

“Dialah Allah Yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendakiNya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya; maka, apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambaNya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira” (Al Qur’an, 30:48)

Agar (dengan air itu ) Kami menghidupakan negeri yang mati ( tandus ),dan Kami memberi minum kepada sebagian apa yang telah Kami ciptakan,9berupa) hewan – hewan ternak dan manusia yang banyak.( Surat Ar Rum : 49)

25 thoughts on “Gadis Hujan

  1. @kang ikhsan :itu helm ma jas hujannya pinjeman.. sengaja buat pendukung postingan [RHS ya,. jangan bilang sapa²😛 ]

    @ndoro : iyah.. pawang hujan ga bakalan mempan klo ada M.. siap² jampi² menolak ujannya ga kepake..😀

  2. Ping-balik: jazz to be with you -report kilat UGM BNI Jazz 2010- « ..cah Temanggung tuleeennn..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s